Rabu, 14 Juni 2017

Tips Membeli Rumah Bekas

Usia Bangunan
Usia bangunan rumah di bawah 10 tahun, masih dapat dikatakan sebagai rumah baru,  sementara bangunan 10 hingga 20 tahun termasuk sedang, sedangkan usia bangunan lebih dari 20 tahun dikategorikan sebagai bangunan tua. Hal ini penting, karena usia Bangunan tersebut akan mempengaruhi harga rumah bekas yang akan Anda beli. 

Semakin tua rumah, semakin turun kualitasnya, jadi jika Anda berminat membelinya, maka Anda harus siapkan dana lebih untuk renovasi.

Nah, bila rumah tersebut pernah direnovasi, maka Anda dapat menanyakan kapan terakhir rumah itu direnovasi, termasuk mengetahui kualitas bahan, tipe struktur dan kualitas pengerjaannya.

Perhatikan Lingkungan
Lingkungan berhubungan dengan kenyamanan Anda tinggal di rumah tersebut. Selain itu, akses jalan juga bisa dipertimbangkan, bila Anda membutuhkan jalan yang luas karena mempunyai mobil tentu luas jalan bisa menjadi pertimbangan.

Selain harganya yang lebih murah, keuntungan lain membeli rumah bekas adalah bisa langsung ditinggali.

Selain harganya yang lebih murah, keuntungan lain membeli rumah bekas adalah bisa langsung ditinggali.

Pilih Broker yang Tepat
Bila Anda ingin membeli rumah, Anda dapat membelinya melalui broker atau perantara, maka pastikan broker tersebut bisa dipercaya. Anda bisa bertanya kepada relasi tentang broker yang terpercaya. Lihat website-nya, apakah cukup representatif.

Broker yang sudah berpengalaman, biasanya akan memberikan pelayanan pengurusan dokumen jual beli. Juga membantu dalam pengurusan KPR, jika Anda akan bertransaksi secara kredit.

Cek Harga Pasaran
Untuk pertimbangan Anda, sebelum membeli Rumah Bekas, Anda dapat mengecek harga pasaran di suatu daerah. Sehingga Anda punya patokan dalam tawar-menawar.

Foto : Istimewa